Sabtu, 24 Februari 2024

Modus tawarkan Beras Murah, Dua Pedagang Tertipu

Pematangsiantar, |Infocusnews.id Aksi penipuan dengan modus beragam terjadi di wilayah Hukum Kota Pematangsiantar Sumatra utara. Dua orang pedagang Mie Balap dan pedagang Gorengan satu kosong di buat sang penipu yang tak jelas jati dirinya.

Beginilah kronologisnya, Berawal pelaku  datang ke Kafe Tsunami yang Alamatnya berada di Jalan Ahmad Yani kota Pematangsiantar, Sabtu Tanggal 23/02/2024.sekira pukul 10 Wib. Pelaku datang langsung memesan Teh Manis panas, dengan mengambil posisi tempat duduk berdekatan dengan tempat jualan kedua korban. Pelaku langsung membuka komunikasi pertama kepada korban (ITN)yang berjualan Gorengan, dengan menawarkan beras murah bermerek "Hariara" dengan harga 100 ribu per-10 kilo gram. Karna merasa beras yang di tawarkan cukup murah, korban (ITN) 27, langsung menawarkan beras murah tersebut kepada korban (SW)30 dan korban "SW " merespon sebagai tanda setujuh. 

Karena kedua korban "ITN maupun SW" setujuh atas tawaran pelaku, pelaku langsung meminta uang Rp 200.000 kepada kedua korban, sebagai tanda jadi dan beras yang di tawarkan tersebut oleh pelaku akan segera di jemput. 
Selanjutnya pelaku meminta kepada salah satu suami korban "AH"35 untuk mengantarnya ke Parluasan kecamatan Siantar utaa, untuk mengambil Beras yang di order kepada para korban, setiba nya di parluasan, pelaku minta di turunkan dan meminta Suami korban "AH" menunggu, karna pelaku akan mengambil beras di gudang, namun tunggu di tunggu pelaku tak kunjung datang, dan merasa sudah menjadi korban.

AH pun kembali menjumpai istrinya dengan penuh kesal." Kesal juga saya bang, karna katanya cuman 5 menit, namun setelah saya tunggu tunggu gk datang datang orang nya. Udah paya nyari uang kena tipu pulak istri awak ucap AH dengan penuh kesal. Pokok nya mau kucari trus dia bang, saya tidak terima di tipu dia, walaupun uang 100 ribu aja, tapi sekarang ini uang segitu sangat berarti untuk menambah belanja dan modal bang, pokok nya ku cari sampe dapat ucap AH." 

Korban "ITN" selaku pedagang gorengan juga mengungkapkan kekesalannya lantaran dirinya ketipu. " kesal lah bang, walaupun uang seratus ribu rupiah, kan sangat berarti buat nambah modal usaha, dan se umur umur baru kali ini aq ketipu bang ucap ITN."|Inft.01

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.