Sabtu, 02 Juli 2022

Panen Raya Di Kecamatan Huta Bayuraja Dihadiri Bupati Simalungun dan Deputi Litbang BKKBN

Infocusnews.id

SIMALUNGUN-SUMUT|| Deputi Litbang BKKBN RI Rizal Maratua Damanik didampingi Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Roly Sahuoka, dan Anggota DPRD Simalungun Benfri Sinaga melakukan panen Raya padi sawah kelompok tani Sipangan Bolon Kelurahan Huta Bayuraja Kabupaten Simalungun, Sumut, Jum’at (1/7/2022).

Pada kesempatan itu, Camat Huta Bayuraja Ferry Risdonni Sinaga dalam laporannya menyampaikan bahwa diwilayahnya sudah 4 musim mengalami gagal panen dengan areal persawahan seluas 400 hektar. Camat juga memberitahukan wilayah kecamatan Huta bayuraja terdiri dari 15 desa dan 1 kelurahan, dan memiliki 1 Hentraktor.

"Namun tidak ada satu pun alat traktor untuk bajak sawah (rotary) dan jika sudah mulai pengolahan lahan persawahan, maka kelompok tani/masyarakat akan menyewa rotary dari luar,”jelasnya.



Ferry menyampaikan, saat ini dibeberapa areal persawahan diwilayah Kecamatan Huta Bayuraja sudah melakukan serentak tanam, tentu kebutuhan pupuk akan kurang. Ferry berharap kepada Bupati bisa menyediakan pasokan pupuk untuk kelompok tani.

Kemudian, Ferry juga melaporkan bahwa saluran irigasi di wilayah Kecamatan Huta Bayuraja kondisinya sudah rusak dan hanya ada satu pintu air. “Jadi tak jarang masyarakat kami ribut soal air, dan Kecamatan Huta Bayuraja baru dua kali ini melakukan panen raya, dan terus berupaya untuk melaksanakan dalam 2 tahun 5 kali panen,”sebutnya.

Selain itu saya mau menyampaikan, untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pihaknya sudah mengeluarkan surat tanah sekitar 1000 lembar. Hal ini tentunya akan tercipta pajak Baru di Kecamatan Huta bayu raja," ucap Camat.

Bupati Simalungun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun telah mengetahui apa yang menjadi persoalan dan masalah yang dihadapi oleh para kelompok tani dan petani di Kabupaten Simalungun.

“Sudah saya dengarkan dari para kelompok tani dan petani kita. Persoalan pupuk, bukan hanya di Simalungun saja, tapi ini merupakan persoalan nasional, dan di berbagai daerah lain juga menjadi hal yang sama,”katanya. 

Bupati menyampaikan bahwa, Pemkab Simalungun telah melakukan berbagai upaya melalui kementerian terkait, bahkan sampai ke Kementerian Desa untuk mendapatkan izin pengunaan dana desa dalam pembelian pupuk. 

“Tahun ini (2022) akan Kita anggarkan dua rotary dan akan kita perbaiki dua saluran jaringan air di Simpangan Bolon ini, dan semua ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, harus ada campur tangan dan bantuan masyarakat kecamatan Huta Bayuraja ini, tentunya melalui pajak yang di bayar kan,”tandas Bupati.

Menyinggung peralatan pertanian yang sangat dibutuhkan kelompok tani di Kecamatan Huta Bayuraja, Bupati perintahkan Camat Huta Bayuraja untuk menyiapkan e-Proposal ke Dinas Tanaman Pangan Sumatra Utara agar mendapat bantuan peralatan pertanian seperti Hantraktor dan Rotary.

“Kita bersyukur sudah banyak Surat Keterangan Tanah (SKT) yang di keluarkan di Kecamatan Huta Bayuraja, tentu ini dapat menunjang PAD kita melalu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),”kata Bupati sembari berharap kepada para pangulu (kepala desa) dan Lurah agar dapat membantu masyarakat dalam percepatan pengurusan SKT.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Litbang BKKBN Rizal Maratua Damanik menyampaikan tentang stunting di Kabupaten Simalungun. Ia menjelaskan bawah di Kabupaten Simalungun terdapat sekitar 28 % stunting. “Seharusnya, jika kita lihat kondisi Simalungun maka ini tidak harus terjadi, karena Simalungun ini merupakan tanah surga, tongkat dan batu bisa jadi tanaman. Apa pun kita tanam pasti hidup,”kata Rizal.

Kepada para Pangulu dan Lurah, Rizal mengajak untuk bersama-sama menuntaskan masalah stunting. “Pesan kami kepada Pangulu yang sudah menyampaikan komitmen untuk melakukan tugas dari Bupati. Mari kita tuntas kan stunting di Simalungun ini,”ajaknya.

Dikesempatan itu, Bupati di dampingi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov Sumut diwakili Unedo Koko, menyerahkan bantuan kepada kelompok tani sebesar Rp 41.875.000, dana pengembangan Produsen Benih Tanam Pangan (P3BT) Tahun 2022 kepada Kelompok Tani Bolon Tani Nagori Raja Maligas 1.

Usai acara, Anggota DPRD Simalungun Benfri Sinaga saat ditemui awak media ini menyampaikan terimakasih kepada Bupati Simalungun yang didampingi beberapa kepala dinas, Deputi Litbang BKKBN yang sudah hadir pada pelaksanaan panen raya di kecamatan Hutabayu raja.

"Begitu juga dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura diwakili Unedo Koko yang sudah nenyerahkan bantuan kepada kelompok tani. Semoga dengan terlaksananya panen raya ini, warga petani yang ada di kecamatan Hutabayu raja semakin giat melaksanakan pola tanam serentak dengan baik dan memeroleh hasil panen yang lebih baik," harapnya.

Tampak hadir dikesempatan itu antara lain, Sekda Simalungun Esron Sinaga, Plt Kadis Kominfo SML Simangunsong, Kadis Penataan Ruang dan Sumber Daya Air Djamahaen Purba, Kadis PMPN Jonny Saragih, Kadis Kesehatan Edwin Tony SM Simanjuntak dan Plt kadis PPKBD Gimrood Sinaga serta mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun.••Inf-01.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.